Post Page Advertisement [Top]

TRIMATRANews | PASAMAN, 24 September 2026 — Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus didorong melalui semangat gotong royong antara pemerintah daerah, pemerintahan nagari, dan masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan gotong royong (goro) massal di sepanjang aliran Batang Panapa, Kabupaten Pasaman, pada September 2026. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebersihan sungai bukan sekadar persoalan keindahan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan dan keselamatan masyarakat.


Kegiatan gotong royong tersebut menitikberatkan pada pentingnya menjaga sungai dan kawasan bantaran agar terbebas dari tumpukan sampah serta berbagai kotoran yang dapat mengganggu lingkungan. Melalui keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.


Hasrizal menegaskan bahwa sungai merupakan bagian penting dari ekosistem yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya. Menurutnya, sungai memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat sehingga tidak semestinya dijadikan tempat pembuangan sampah. Apabila kebiasaan membuang sampah sembarangan terus dibiarkan, dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.


Ia menjelaskan, sampah yang menumpuk di aliran sungai maupun di sepanjang bantaran tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menghambat aliran air. Jika kondisi tersebut tidak ditangani, risiko banjir dan berbagai persoalan lingkungan lainnya dapat meningkat, terutama ketika debit air sungai bertambah akibat hujan.


“Kebersihan sungai merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan sampai ke tingkat nagari untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ujar Hasrizal.


Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pembersihan pada waktu tertentu. Diperlukan kesadaran masyarakat untuk mengubah kebiasaan sehari-hari, khususnya dalam mengelola sampah rumah tangga agar tidak mencemari sungai dan kawasan sekitarnya.


Sementara itu, Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh perangkat nagari se-Kecamatan Lubuk Sikaping yang turut turun langsung dalam kegiatan gotong royong tersebut. Ia menilai partisipasi berbagai unsur pemerintahan menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan, bukan hanya imbauan.


Hendra mengatakan, gerakan menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk rumah, halaman, saluran air, dan kawasan tempat tinggal masing-masing. Apabila setiap warga memiliki kepedulian terhadap kebersihan di sekitarnya, upaya menjaga lingkungan secara lebih luas akan menjadi lebih mudah dilakukan.


Ia berharap kegiatan goro massal di Batang Panapa tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau aksi sesaat. Sebaliknya, momentum tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat agar kebersihan sungai tetap terjaga, bahkan setelah kegiatan gotong royong selesai dilaksanakan.


“Tidak berhenti pada kegiatan goro massal, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan masyarakat agar menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan,” kata Hendra Gunawan.


Lebih lanjut, kegiatan gotong royong perlu diikuti dengan perubahan perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah. Warga diharapkan tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai maupun ke bantaran karena tindakan tersebut dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang merugikan banyak pihak. Kesadaran untuk menjaga kebersihan harus tumbuh dari diri sendiri dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Selain mencegah penumpukan sampah, kebiasaan menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan nyaman. Lingkungan yang bersih dapat mendukung kualitas hidup masyarakat, mengurangi potensi pencemaran, serta menjaga fungsi sungai sebagai bagian dari ekosistem yang memiliki manfaat bagi kehidupan.


Gotong royong di sepanjang Batang Panapa menjadi gambaran pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam merawat lingkungan. Kerja bersama tersebut diharapkan dapat terus diperkuat melalui kegiatan rutin, edukasi pengelolaan sampah, serta keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan kawasan sungai.


“Gerakan menjaga kebersihan lingkungan diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama menuju Kabupaten Pasaman yang bersih, sehat, asri, dan nyaman,” ucap Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan.


#Andalusia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

Segenap wartawan & wartawati, Komisaris serta pemimpin Redaksi Trimatranews turut berduka cita atas bencana erupsi gunung Merapi Sumbar






.




Selamat datang di Cp 085319070835