TRIMATRANews | PASAMAN — Semangat generasi muda Kabupaten Pasaman untuk membawa nama daerah ke tingkat nasional mendapat dukungan langsung dari pemerintah daerah. Bupati Pasaman Welly Suhery, didampingi Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe, secara resmi melepas kontingen Pramuka Kabupaten Pasaman yang akan mengikuti Jambore Nasional Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026). Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Pasaman.
Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi para anggota Pramuka terpilih untuk membawa identitas dan nama baik Kabupaten Pasaman dalam pertemuan Pramuka tingkat nasional. Mereka tidak hanya berangkat sebagai peserta kegiatan kepramukaan, tetapi juga mengemban tanggung jawab untuk menunjukkan karakter, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan yang tumbuh di daerah asal mereka.
Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan bahwa keberangkatan kontingen tersebut merupakan momen membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman dan seluruh masyarakat. Kesempatan mengikuti Jambore Nasional diharapkan dapat dimanfaatkan para peserta untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kemampuan diri, serta menjalin hubungan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Welly menegaskan, anggota kontingen yang terpilih merupakan generasi muda yang dipercaya membawa amanah daerah. Karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memperlihatkan nilai-nilai positif yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya dengan bangga melepas adik-adik sekalian menjadi Duta Daerah untuk berlaga dan berproses di Cibubur. Kalian adalah deretan pemuda terbaik membawa amanah, semangat, dan nama baik seluruh masyarakat daerah kita,” ujar Bupati Welly.
Menurutnya, Jambore Nasional tidak seharusnya dipandang sebatas kegiatan berkemah atau pertemuan antarpeserta. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan memahami arti persatuan dalam keberagaman.
Bupati juga menilai kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan. Melalui aktivitas bersama selama perkemahan, peserta diharapkan terbiasa menghadapi tantangan, menyelesaikan persoalan, bekerja sama dalam kelompok, serta mengambil tanggung jawab atas tugas yang diberikan.
Keikutsertaan dalam Jambore Nasional 2026 juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka Pasaman untuk memperluas wawasan di luar lingkungan sekolah dan daerah. Interaksi dengan peserta dari berbagai wilayah dapat memperkaya pengetahuan mereka mengenai budaya, tradisi, serta kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.
Menjelang keberangkatan kontingen, Welly menitipkan empat pesan utama yang harus menjadi pedoman seluruh peserta selama berada di Buperta Cibubur. Pesan tersebut mencakup kewajiban menjaga nama baik Kabupaten Pasaman, mengamalkan Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, membangun persahabatan serta menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, dan mengutamakan kesehatan serta keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Pesan pertama berkaitan dengan tanggung jawab peserta sebagai perwakilan daerah. Bupati mengharapkan setiap anggota kontingen mampu menjaga tutur kata, sikap, dan perilaku, sehingga kehadiran mereka dapat mencerminkan nilai-nilai positif masyarakat Pasaman. Nama baik daerah, menurut pesan tersebut, harus dijaga melalui tindakan nyata selama berinteraksi dengan peserta lainnya.
Pesan kedua menekankan pentingnya menjadikan Dasa Darma dan Tri Satya sebagai pedoman dalam bersikap. Nilai-nilai kepramukaan itu diharapkan tidak hanya dihafalkan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kedisiplinan, dan semangat gotong royong.
Selanjutnya, para peserta diminta membuka diri untuk menjalin persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Jambore Nasional menjadi kesempatan untuk bertukar gagasan, mengenal kebudayaan lain, serta memperoleh pengalaman baru yang dapat diterapkan setelah kembali ke Kabupaten Pasaman. Bupati berharap para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar tersebut.
Pesan terakhir menyangkut kesehatan dan keselamatan. Seluruh anggota kontingen diharapkan menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan pembina dan pendamping, serta mengikuti ketentuan penyelenggara selama berada di lokasi perkemahan. Kesiapan dan kedisiplinan dalam menjaga diri menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik.
Pelepasan kontingen Pramuka Kabupaten Pasaman ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Pengalaman yang diperoleh selama Jambore Nasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat. Sepulang dari Cibubur, mereka diharapkan mampu membagikan pengalaman dan nilai-nilai positif yang diperoleh kepada sesama anggota Pramuka di Kabupaten Pasaman.
#Andalusia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar